Kamis, 29 September 2011

!!!SELAMATKAN ORANG UTAN!!!

Jujur!!! gue sedang marah sangat ini. Gue merasa benar-benar ada yang salah dengan negara ini. Kalo gue boleh ngutip yang pernah di bilang sama pak Fahmi Idris bahwa negara ini sekarang sedang mengalami salah kelola diberbagai bidang. Dan hal terakhir yang bikin gue menangis dalam hati adalah bahwa ada tragedi pembantaian orang utan di Kalimantan Timur dalam beberapa tahun terakhir ini. 

Dugaan sementara bahwa pembantaian ini terjadi dengan dalih bahwa orang utan tersebut menjadi hama bagi perkebunana kelapa sawit di daerah tersebut. Sadisnya menurut sumber yang gue baca bahwa pihak perusahaan kelapa sawit tersebut terkesan mendiamkan (melegalkan #menurut gue) kejadian tersebut. Bahkan ada yang memberikan reward kepada siapapun yang mampu menangkap dalam keadaan hidup dan mati. Saat kepala orang utan diberikan harga antara 500ribu hingga 2juta. Dan tengkorak kepala orang utan pun diperdagangkan.

Kejadian ini mungkin sudah terjadi sejak bertahun-tahun lalu ketika perusahaan minyak sawit mendapatkan izin atas penggunaan lahan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit. Namun ketika orang utan tersebut kemudian menjadi hama pengganggu bagi pekebunan bukan lantas penangkapan dan pembunuhan menjadi hal yang legal bukan. Semakin banyak hutan yang dibuka untuk perluasan kebutuhan perkebunan sawit akan semakin mempersempit ruang gerak oang utan. Disinilah gue melihat betapa tidak arifnya manusia dengan alamnya. Begitu arogannya kita terhadap alam ini, sementara alam ini telah banyak memberi kita kehidupan.  

Gue mungkin tidak bisa berbuat apa-apa dalam hal ini. Tapi gue cuma ingin mengajak diri gue sendiri untuk menghormati sesama makhluk hidup. Tat Twam Asi, paling tidak kita bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Ketika mereka sakit kita mengerti apa yang mereka rasakan. Dengan ini paling tidak kita bisa hidup lebih lama berdampingan dengan alam.

Selamatkan mereka atau kita hanya akan mendongengkan kisah tentang orang utan untuk anak-anak kita!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar