Sabtu, 03 September 2011

GARUDA DI DADA KU (1)

Hasil mengecewakan diraih timnas Indonesia, saat dijamu Iran pada pertandingan pertama babak ketiga Kualifikasi Pra Piala Dunia 2014. BEPE20 dan rekan harus menelan kekalahan 3 gol tanpa balas. Secara keseluruhan Iran memang mampu menguasai pertandingan. Namun hingga babak pertama berakhir Tuhan masih menjaga gawang yang dikawal oleh Markus Horison. Ini yang bikin hati saya menjadi yakin bahwa Indonesia mampu menghadang Iran meraih 3 point.
Menurut gue permainan Indonesia jauh dari harapan, aliran bola dari lini ke lini tidak lancar, mudah kehilangan bola, kesalahan passing dan berbagai macam kesalahan mendasar menyebabkan permainan Indonesia tidak berkembang sama sekali. Transisi pemain dari menyerang menjadi bertahan juga tidak baik, ini terbukti saat keasyikan menyerang untuk mengejar ketertinggalan menyebabkan Indonesia malah kebobolan 2 gol.
Kalo menurut temen-temen gue, ada faktor penting yang harus ditingkatkan selain fisik dan skill, intelejensia pemain. Ketenangan dalam menguasai bola, kapan harus menahan bola dan kapan kita harus mengoper ke pemain lawan. Sehingga koordinasi antar lini menjadi baik, bukan permainan dengan metode umpan-umpan panjang ke jantung pertahanan lawan. Yah...model tiki taka Barca lah... Dan satu lagi nilai nasionalis harus diatas segalanya. Harapan gue kedepan gak ada lagi pemain yang ijin atau pergi dari TC Timnas hanya karena masalah keluarga atau masalah sepele lain...Kepentingan bangsa dan negara harus jauh diatas dari kepentingan pribadi...



GARUDA di DADA ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar